Seseorang yang hebat

Maret 26, 2011 at 8:38 am (pengetahuan)


Ini pengalaman saya dan 2 orang teman saya ketika sedang berada di Ciledug. Lebih tepatnya ditempat distro teman SMA saya. Sudah cukup lama saya tidak berkunjung kesana.  Saya senang melihat salah satu teman saya yang mulai merintis usaha, alhamdulillah sepertinya usaha teman saya ini berjalan baik. Awalnya saya cuma mengantar teman saya yang ingin membeli batik karena besok di kampus teman saya ada semacam seminar dan harus menggunakan batik.

Kami bertiga niatnya ingin langsung pulang, tapi karena baru sekitar jam 8 malam  salah satu teman saya mengusulkan ketempat distro teman saya. Yang tadi di bahas di awal tulisan ini.

Sesampainya disana pun kami ngobrol, bercanda tawa sama seperti dulu sewaktu masih sekolah. Saya suka itu, tidak ada yang berubah dari kami.  Lagi asyik2 ngobrol tiba2 gerimis. Dari kejauhan saya melihat seorang kakek dengan sepeda tua miliknya masih berkeliling menawarkan mainan tradisional dagangannya. Gerimis tak kunjung henti, salah satu teman saya menawarkan sang kakek untuk menedung. Tapi sang kakek menolak dengan halus sambil tersenyum dan berkata : ” terima kasih “. Melihat senyum sang kakek membuat saya bangga dengan beliau. Hanya dengan sepeda tua miliknya beliau menjajakan mainan tradisional. Pantang gerimis, beliau tetap semangat menjual dagangannya hanya untuk menyambung hidup demi sesuap nasi. Dalam benakku bertanya : ” Apakah beliau tidak memiliki keluarga ? ketika di usianya yang senja beliau masih harus bekerja hingga malam ” .

Setelah sang kakek pergi menjauh kami mulai ngobrol kembali ditemani dengan 2 gelas kopi begitu pas dengan cuaca yg sedang gerimis. Walaupun prihatin dengan sang kakek yang tadi. Sedang asyiknya mengobrol sang kakek kembali lewat, masih dengan mainan yang beliau jual. Saya melihat pun tak tega, saya pun yakin 3 teman saya tak tega melihat pemandangan seperti itu. Salah satu teman saya akhirnya membeli mainan sang kakek, sambil meminta sang kakek meneduh sebentar. Saya bangga dengan sang kakek, begitu tegar dan sabar mengahadapai cobaan seperti itu. Saya hanya bisa berdoa, semoga sang kakek diberi kesehatan, dipermudah segala usahanya, dimurahkan segala rezekinya dan di kuatkan imannya, amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: